Seseorang yang ingin menjual Rumahnya pada umumnya akan menyelidiki harga sebelum menawarkan atau memasarkannya di pasar. Apabila penyelidikannya dianggap cukup, maka penjual akan menentukan suatu harga minimal (Under Seller Price) yaitu harga batas minimal sehingga penjual bersedia menjual rumahnya. Sebaliknya pembeli akan membandingkan harga-harga dari penawaran dengan harga-harga rumah lainnya yang sebanding sebelum membeli. Apabila perbandingan sudah dilakukan pembeli akan menentukan harga tertinggi yang pantas (Highest Buyer Price), yakni batas harga maksimal sehingga pembeli bersedia membelinya.

Perilaku penjual dan pembeli sebelum menetapkan harga minimal (Under Seller Price) dan Harga Maksimal (Highest Buyer Price) untuk suatu transaksi rumah merupakan perhatian utama para penilai properti (Valuers) Fakta inilah yang mereka analisis sebagai DASAR mereka untuk menentukan harga-harga pasar dari suatu properti. Dengan demikian ilmu penilaian adalah ilmu yang memperhatikan pada perilaku penjual dan perilaku pembeli dalam pembentukan “Harga Tranksaksi yang Wajar” untuk setiap Properti di pasar.

Harga Pasar yang Wajar (Market Price)
Market Price atau Harga wajar pasar Properti adalah Harga yang berada diantara Under Seller price yang diinginkan penjual dengan Highest Buyer price yang dapat diterima oleh pembeli. Jika akhirnya terjadi kesepakatan yang wajar inilah yang disebut sebagai “Harga Pasar yang Wajar”

Dinamika Pergerakan Harga Pada Suatu Pasar
Bila di suatu saat tertentu di pasar banyak peminat yang ingin membeli properti, misalnya pada kondisi ekonomi yang baik, suku bunga rendah maka harga cenderung akan bergerak naik ke Highest Buyer price, demikian juga sebaliknya bila suatu ketika orang banyak yang ingin menjual properti nya karena kesulitan ekonomi atau suku bunga tinggi maka harga cenderung akan bergerak ke Under Seller price atau turun. Pergerakan harga ini akan mempengaruhi sisi supply (penjual) dan sisi demand (Pembeli), jika harga mulai naik pada umumnya akan mendorong penjual untuk menjual rumahnya, namun bila harga terus naik dan dianggap terlalu tinggi oleh pembeli maka pembeli akan menunda transaksinya. Demikian Informasi dari saya semoga bermanfaat dan selamat mencoba 🙂

Faktor Pembentuk Harga Rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat